Skip to main content

3 Tips Bagi Pengusaha Yang Bekerja Dirumah

sumber foto : Arry Rahmawan

Bekasi, Minggu (22/03/2020) - Presiden Joko Widodo menghimbau warga beraktivitas dirumah untuk mengurangi penyebaran virus corona (15/03/2020). Saat ini pembelajaran sudah mulai diterapkan secara online. Tidak hanya pembelajaran, pekerjaan pun juga mulai dilakukan dari rumah.

Namun tersebarnya virus corona juga mempengaruhi kondisi ekonomi saat ini. Beberapa pengusaha mulai risau terhadap usahanya, takut mengalami kerugian karena hanya bekerja dirumah.

Baca Juga, Dampak Virus Corona Terhadap Mall di Jakarta

Ini adalah beberapa tips untuk pengusaha agar tetap dapat bekerja dirumah :

1. Berkomunikasi Dengan Pelanggan Secara Intens
Komunikasi merupakan faktor terpenting bagi pengusaha, karena dengan berkomunikasi, mereka dapat memahami apa yang diperlukan pelanggan. Saat ini, kita dapat memanfaatkan media sosial yang ada untuk berkomunikasi. Kita bisa menggunakan fitur free call bahkan video call, sehingga komunikasi dapat tetap terjalin.

2. Manfaatkan Media Sosial Sebagai Pemasaran
Selain untuk berkomunikasi, media sosial juga dapat kita gunakan sebagai pemasaran usaha kita. Banyak situs-situs yang dapat memasarkan usaha kita dengan biaya yang terjangkau, namun cakupannya luas.

3. Digitalisasi Bisnis
Dengan men-digitalisasi bisnis, kita dapat meningkatkan performa bisnis sekaligus mengembangkan bisnis kita. Karena digitalisasi bisnis juga menghemat waktu kita, sehingga lebih efisien. Selain itu, kita juga dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan dengan menggunakan software bisnis.

Saat ini teknologi sudah sangat maju. Artinya ada banyak cara yang bisa kita gunakan untuk mempermudah atau bahkan mengembangkan bisnis kita. Contoh kecil penggunaan invoice. Sekarang banyak pengusaha yang menggunakan software invoice untuk memudahkan pembayaran. Dengan bantuan software, kita dapat mengirim invoice melalui email, Whatsapp, dan lainnya tanpa harus pergi ke suatu tempat.

Comments

Popular posts from this blog

Nadiem Makarim - GOJEK

Saya telah membaca, bagaimana Bpk. Nadiem Makarim membuat GO-JEK. Saya membacanya disini . Sedikit menceritakan ulang, Pak Nadiem merupakan pengguna setia ojek. Karena menurutnya ojek merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Karena terlalu sering naik ojek, singkat cerita Pak Nadiem menjadi akrab dengan ojek langganannya. Ojek langganannya bercerita sehari bekerja selama 14 jam biasanya hanya mendapat 4 penumpang. Pak Nadiem merasa prihatin, dan akhirnya mendirikan PT GOJEK. Beliau mendirikan perusahaannya bersama  temannya, Michaelangelo Moran. beliau yang berdiri paling kanan. Hal ini dilandasi pula dengan dalam bisnis ojek biasanya ada istilah 'inefisiensi pasar'. Seringkali saat dibutuhkan tidak ada, tetapi saat tidak dibutuhkan ada. Dulunya, apabila mau memesan GOJEK harus melalui Call Centre. Namun seiring berkembangnya teknologi, GOJEK pun berkembang juga. Cukup memesan melalui aplikasi, driver bisa langsung berko...

Upaya Mall di Jakarta Mencegah Virus Corona

Sumber foto Sejak kasus virus corona bertambah menjadi 172 orang, beberapa mall di Jakarta melakukan beberapa tindakan demi mencegah penyebaran virus corona. Beberapa Mall di Jakarta menerapkan sistem keamanan melalui alat pengukur suhu. Setiap pengunjung harus diukur suhu tubuhnya terlebih dahulu oleh petugas. Apabila suhu tubuh mencapai 38°, maka tidak diperbolehkan masuk ke dalam mall. Tidak hanya alat pengukur suhu, beberapa mall juga sudah menyediakan hand sanitizer . Dengan harapan untuk mensterilkan tangan pengunjung. Tapi menurut salah satu petugas, upaya pencegahan tersebut tetap kurang efektif. "Menurut saya kalo memang orangnya kena, ya kena aja. Karna sakit mah udah ada yang ngatur, tinggal kitanya aja yang bisa jaga kebersihan apa enggak." David.T.S, Petugas Mall, Selasa (17/03/2020). BACA JUGA :  Dampak Virus Corona Terhadap Mall di Jakarta

Produk dan Penentuan Harga Jual

Sumber foto : Sarjana Ekonomi Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang "Produk dan Penentuan Harga Jual." Jika kemarin kita sudah membahas tentang manajemen dan pemasaran, maka produk dan penentuan harga adalah langkah selanjutnya yang harus ditempuh oleh seorang pengusaha. Yang pertama untuk produk, pastikan kita memiliki sesuatu untuk dijual. Baik itu barang maupun jasa, pointnya adalah ada sesuatu yang kita berikan kepada pembeli. Banyak sekali produk dan jasa yang bisa kita jual, untuk produk contohnya bisa sepatu, baju, celana, bangku, meja, hampir semua barang disekitar kita bisa kita upayakan untuk membuka usaha dan menjualnya. Lalu contoh jasa, bisa cuci sepatu, laundry, pemotretan, pembuatan video, bahkan ada jasa dimana orang mengerjakan tugas (kuliah, sekolah, dsb) orang lain. Yang kedua, kita perlu menentukan harga. Tentunya dalam hal ini, kita sebagai penjual pasti mau "untung." Oleh karena itu ada beberapa cara untuk menentuka...